Rabu, 16 September 2015

Pulau Semak Daun, Enak buat Camping

Pulau Semak Daun, Pelarian Yang Pas Dari Kepenatan

Pulau Semak Daun dari namanya mungkin terdengar asing akan tempat indah ini. Sebuah nama memang tak luput dari kondisi ataupun keadaan di sebuah tempat. Pulau Semak Daun terletak di Kepulauan Seribu, sebelah utara kota Jakarta dan termasuk ke dalam Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu.

Sesuai dengan namanya, pulau ini hanya berupa semak-semak dan pepohonan. Namun pulau ini memiliki pantai yang landai, bersih dan berpasir halus. Sunrise pada pagi haripun dapat kita jumpai saat mata terbuka dari mimpi :).

Tapi jangan harap menemukan penginapan dan fasilitas yang memadai di pulau tak berpenghuni ini. Hanya tersedia fasilitas alami yang Tuhan ciptakan untuk kita nikmati. Camping merupakan satu-satunya cara bagi yang ingin bermalam di sini. Namun bagi yang hanya ingin sekedar menikmati pulau ini tanpa bermalam, kita bisa menginap di Pulau Pramuka yang letaknya tidak jauh dari pulau Semak Daun.
Selain pantai yang indah, letak pulau ini juga dekat sekali dengan spot-spot snorkeling atau bahkan diving. Bagi pecinta kehidupan bawah laut yang menyegarkan mata, mungkin pulau ini layak dan harus untuk dikunjungi. Tidak sulit untuk mengunjungi pulau Semak Daun, khususnya bagi para pejalan yang berasal dari Jakarta. Pelabuhan Muara Angke merupakan titik awal dari perjalanan menuju pulau ini. 3 (tiga) jam berlayar dengan kapal kayu tradisional yang besar melalui teluk Jakarta hingga sampai di persinggahan yaitu Pulau Pramuka, pulau yang menjadi pusat administrasi di Kepulauan Seribu. Namun bagi yang bersaku tebal, bisa juga menyewa kapal cepat dari Pelabuhan Marina Ancol. Tentu dengan biaya yang lebih mahal jika dibandingkan dengan kapal penyeberangan dari muara angke yang hanya bertarif Rp. 30.000,-.
Sesampainya di pulau Pramuka, kita bisa menyiapkan segala keperluan untuk camping di pulau Semak Daun. Ohh iya, di pulau Semak Daun tidak ada sumber air tawar lhooo, jadi kita harus menyiapkannya di pulau Pramuka. Rental alat snorkeling hingga alat diving tersedia di pulau Pramuka dengan harga yang variatif. Sebelum menuju pulau Semak Daun, tidak ada salahnya untuk sekedar menikmati pulau Pramuka, di sini terdapat penangkaran Penyu Sisik yang dilindungi dan juga pengembangan Mangrove yang terdapat di sebelah timur pulau.
Penangkaran penyu sisik dan mangrove di pulau Pramuka
Setelah siap akan keperluan camping, kita harus menyewa perahu nelayan kecil untuk menuju pulau Semak Daun. Dengan biaya sekitar Rp. 300.000,-an dan berkapasitas 10-15 orang, kita bisa berkeliling pulau sekaligus smapai di pulau Semak Daun. Cukup mudah aksesnya, dekat dengan Ibukota Jakarta dan tentu saja murah bukan :))))). So, tunggu apalagi wahai para pejalan :))))
"Dan tak lupa selalu saya ingatkan, jagalah kebersihan"

sumber: http://www.tambora.web.id/2013/01/camping-ceria-di-pulau-semak-daun.html

Senin, 15 Desember 2014

Weekend Ceria di Pulau Semak Daun

Pulau Semak Daun sangat populer di kalangan wisatawan yang berakhir pekan ke Kepulauan Seribu. Pulau ini sering dijadikan salah satu spot kemping sebelum island hopping ke pulau lain.

Bagi para pecinta kemping di alam bebas, Pulau Semak Daun juga merupakan salah satu destinasi yang baik untuk dituju. Pesona pantainya yang landai memiliki pasir yang putih, ombak yang relatif tenang, serta terdapat toilet berjumlah 3 buah yang bisa dijadikan sebagai tempat bilas sehabis berenang di pantai ataupun snorkeling.

Untuk menuju ke Pulau Semak Daun cukup mudah. Dari Pelabuhan Muara Angke kita naik kapal kayu tujuan Pulau Pramuka. Harga tiketnya Rp 35 ribu per orang.

Biasanya kapal ini akan berangkat sekitar pukul 07.00 WIB dan 08.00 WIB. Lama waktu yang ditempuh untuk menuju Pulau Pramuka sekitar 3 jam. Biasanya kapal ini akan menurunkan penumpang di Pulau Pari terlebih dahulu, sebelum akhirnya bersandar di Pulau Pramuka.

Sampai di Pulau Pramuka sebaiknya makan siang terlebih dahulu. Setelah itu carilah ojek kapal yang akan membawa kita ke Pulau Semak Daun. Ongkos ojek kapal dipatok per kapal. Untuk ongkos PP Pulau Pramuka-Pulau Semak Daun, di kisaran Rp 750 ribuan, itu sudah termasuk dengan sewa alat snorkeling dengan 2 spot snorkeling.

Waktu kami ke sana, kami dapatkan abang penyewa ojek kapal yang ramah, namanya Bang Meo. Sangat recommended sekali abang yang satu ini. Untuk sampai ke Pulau Semak Daun dari Pulau Pramuka, membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Sesampainya di Pulau Semak Daun, temui penjaga pulau itu dan bayar retribusi Rp 10.000/orangnya. Setelah itu saatnya dirikan tenda atau hammock bagi yang suka tiduran di antara pohon. Setelah itu saatnya berganti pakaian dan bersiap untuk snorkeling.

Spot snorkeling yang pertama di Pulau Karang Beras, dan yang kedua di Pulau Air. Suasana underwaternya cantik banget, dengan terumbu karang dan koral yang indah serta ikan-ikan dengan jumlah banyak yang menemani kita saat snorkeling.

Oh iya, Bang Meo juga sedia mengawasi kita semua. Beliau ikut dalam snorkeling dan juga mengajari kita bagaimana menyelam.

Setelah snorkeling, saatnya kembali ke Pulau Semak Daun dan bilaslah di toilet yang telah tersedia. Biasanya sih antre, karena yang kemping di sini lumayan banyak.

Oh iya, kalau mau bilas pakai air tawar kita harus beli airnya per jerigen Rp 5.000. Karena walau ada sumur, tapi air dari sumurnya masih terasa asin atau payau. Air tawar ini dibawa dari Pulau Karya, jadi lumayanlah dengan Rp 5 ribu badan bisa bersih lagi dan tidak lengket.

Malam hari saatnya barbeque party, bakar-bakar ikan yang telah dibeli dari Muara Angke. Untuk nasinya bisa minta dibuatkan di warung yang ada di Semak Daun.

Pada saat kami kemping di sana, cuaca malam hari tidak bagus. Terjadi badai yang cukup lama, sehingga membuat salah satu tenda dari kami frame-nya patah. Jadi pastikan saat ingin ke sana ketika cuaca sedang bagus. Kalau kami ke sana memang pada saat Jakarta masih sering diguyur hujan.

Pagi hari saatnya hunting sunrise. Sayangnya mendung masih menyelimuti langit waktu itu. Ketika kami dijemput oleh Bang Meo untuk kembali ke Pulau Pramuka, hujan turun dengan derasnya.

Itu membuat kami urung ke penangkaran hiu yang letaknya tidak jauh dari Pulau Pramuka. Walau begitu, pengalaman kemping ceria di Pulau Semak Daun tetap mengasyikan dan tidak terlupakan.
sumber: http://travel.detik.com/read/2014/08/23/091900/2664664/1025/1/weekend-ceria-di-pulau-semak-daun-kepulauan-seribu#menu_stop